Roy Suryo lahir di Yogjakarta, 18 Juli 1968 dia sekarang berumur 41 tahun. Dia juga seorang pengurus Partai Demokrat bidang Komunikasi dan Informatika. Roy sering menjadi narasumber di berbagai media massa Indonesia untuk bidang teknologi informasi, fotografi dan multimedia. Roy juga biasa dipangil Roy juga pernah menjadi pembawa acara e-Lifestyle di Metro TV selama lima tahun. Oleh media massa Indonesia ia sering dijuluki sebagai pakar informatika, multimedia, dan telematika.Roy bercerita, awal kecintaannya terhadap teknologi bermula dari kegemaran menyukai elektronika sejak duduk di bangku sekolah tingkat pertama (SMP). Perjalanan hidup Roy tak semulus jalan tol. Dia harus bisa bertahan dalam badai gunjingan dan kritikan pedas dari sebagian orang yang tidak menyukai bidang yang ditekuninya.Ia juga pernah tercatat sebagai pengajar tamu di Program D-3 Komunikasi UGM, mengajar fotografi untuk beberapa semester namun tidak berstatus sebagai dosen tetap UGM.
Roy memang sering membantu pengungkapan kasus-kasus yang berkaitan dengan teknologi. Seperti meneliti keabsahan rekaman suara presiden pada waktu itu, foto, sekarang membuat website untuk Pak SBY, terjun ke berbagai bidang yang kadang-kadang ada faktor resikonya juga.
Roy Suryo sering meraih penghargaan dari lomba fotografi tingkat nasional serta penghargaan dari berbagai pihak, di antaranya dari Kadin bidang Telematika, Menteri Perhubungan Agum Gumelar, Majalah Trend Digital, Telkomsel, dan Garuda Indonesia. Selain di bidang Telematika, ia juga ikut dalam kepengurusan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia, Federasi Perkumpulan Seni Foto Indonesia, juga tercatat sebagai salah satu konsultan teknis di situs resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Terakhir Ia tercatat sebagai ketua departemen komunikasi dan informasi di Partai Demokrat dan penanggung jawab redaksi di situs resmi Partai Demokrat.

Selain Roy Suryo

Pakar Telematika lain yang gak kalah hebatnya

JB Kristiadi, Ph.D

Nama :
J.B. Kristiadi
Lahir :
Solo, Jawa Tengah, 4 Mei 1946
Agama :
Katolik

Pendidikan :
– SR di Blok Q, Jakarta
– SMP Tarakanita, Jakarta
– SMA 9 Sore, Jakarta
– Fakultas Hukum dan Ilmu Pengetahuan Kemasyarakatan (sekarang FISIP), Universitas Indonesia (1971)
– Sorbonne University (PhD), Prancis (1979)

Karir :
– Direktur Pembinaan Kekayaan Negara Departemen Keuangan (1980-1987)
– Direktur Anggaran Departemen Keuangan (1987-1990)
– Ketua Lembaga Administrasi Negara RI (1990-1998)
– Asisten Menteri Wasbangpan (1998-2000)
– Deputi Menpan (2000-2002)
– Sekretaris Menteri Komunikasi dan Informasi (2002)

Kegiatan Lain :
– Ketua Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (Mappi)
– Ketua Umum Himpunan Pembina SDM Indonesia (Hipsmi)
– Pengajar di Universitas Indonesia dan Universitas Padjadjaran Bandung

Penghargaan :
Mahaputra Utama

Doktor lulusan Sorbonne University, Prancis (1979).

menjabat ketua Lembaga Administrasi Negara RI (1990-1998)

sekretaris Mentri Komunikasi dan Informasi ini mengatakan Teknologi Informasi (TI sebaiknya ditempatkan menjadi penggerak uama mekanisme pembangunan seluruh sektor ekonomi nasional. Teknologi yang unggul yang menentukan masa kini dan masa depan umat manusia, semakin penting untuk dikuasai pemahaman, pengetahuan, pemanfaatannya, serta penciptaannya. kaitanya yang erat dengan berbagai sektor ekonomi, terutama sektor tersier dan kwarter, menempatkan TI sebagai komoditi strategi dalam pembanguan nasional